Apa Itu Cotton Combed: Cara membuat, jenis, dan Perawatannya.

Apa itu cotton combed

Apa itu cotton combed?, bagi beberapa orang yang bekerja dalam industri tekstil atau fashion, jenis kain cotton combed sudah tidak asing ditelinga mereka, pasalnya jenis kain ini sering kali digunakan dalam desain.

Namun bagi orang awam yang baru mempelajari tentang tekstil mungkin masih bertanya-tanya tentang apa itu cotton combed?, cotton combed terkenal memiliki tekstur lembut, tekstur ini pula yang menjadikan alasan mengapa kain ini memiliki banyak peminat,

Elastisitas yang dimiliki cotton combed, selalu menjadi salah satu alasan mengapa kain ini sering digunakan di industri fashion, elastisitas kain inilah yang membuat kain ini bisa dengan mudah didesain sesuai keinginan, berikut adalah jawaban dari “apa itu cotton combed?”.

Apa itu Cotton Combed?

Apa itu cotton combed
Cotton combed adalah Kain katun yang berbahan dasar kapas yang telah melalui proses penyisiran dan pencucian secara menyeluruh dengan penuh ketelitian, proses ini juga disebut sebagai combing.

Kain ini sangat populer dan memiliki banyak peminat, karena terkenal dengan sensasi kelembutan, kualitas yang cukup baik, kenyamanan saat dikenakan, dan penyerapan keringat yang cukup baik

Cotton combed sangat diminati oleh produsen maupun konsumen, alasannya selain karena kenyamanannya, cotton combed juga memberikan kesan elegan dan berkualitas pada produk.

Cotton combed adalah hasil evolusi dari teknik pengolahan kapas tradisional yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas kain yang berserat kapas, teknik ini dikenal sebagai combing, nah teknik ini dikembangkan pada abad ke-18 sampai dengan awal abad ke-19.

tokoh yang berkonstribusi dalam perkembangan teknik combing yaitu Edmund Cartwright yang terkenal dengan mesin tentunnya, dan Richard Arkwright menciptajkan sebuah mesin pemintal bertenaga air atau disebut juga “water frame”.

Pada abad ke 20, inovasi ini terus dikembangkan dan disempurnakan dengan teknologi terbaru, hal ini pula yang memungkinkan peningkatan kualitas, efisiensi, konsistensi serta kemampuan untuk dapat bersaing di pasaran hingga saat ini.

Bahan dari cotton combed ini pula bisa dengan mudah kita temukan di negara tercinta kita ini khususnya di pulau Jawa, hal ini pula yang membuat Indonesia menjadi salah satu salah satu produsen kapas terbesar di dunia.

Cara Pembuatan Bahan Cotton Combed

Apa itu cotton combed

Proses awal yang dilakukan adalah memisahkan kotoran dan biji yang menempel pada kapas,

1. Proses pembuatan cotton combed dimulai dengan proses pemintalan serat kapas murni menjadi benang yang memiliki kualitas tinggi.
2. Kemudian benang dari hasil pemintalan akan ditenun sehingga menghasilkan kain dengan kepadatan dan tekstur lembut yang sempurna.
3. Tahap ini adalah proses terakhir, proses ini dilakukan untuk meningkatkan sifat kelembutan, daya serap dan ketahanan kain.

Karakteristik Cotton Combed

1. memiliki tekstur yang halus dan juga lembut sehingga memberikan kenyamanan saat dikenakan.
2. Memiliki kemampuan penyerapan keringat dengan sangat baik.
3. Kain ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang tanpa mengurangi kualitas.
4. Tetap terlihat rapi, dan halus tanpa terdapat tekstur lain meski sering dicuci.

Kelebihan Cotton Combed

Cotton combed memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam industri fashion maupun tekstil, berikut contoh kelebihannya,

1. Hasil dari proses combing memberikan kelembutan dan kenyamanan saat dikenakan.
2. Cotton combed memberikan daya serap keringat yang cukup baik sehingga nyaman digunakan sebagai pakaian sehari hari.
3. Dikarena cotton combed memiliki daya serap keringat yang sangat baik, maka cotton combed tidak akan menimbulkan bau saat dipakai.
4. Meski sering dicuci kain ini tetap kuat dan tidak mudah robek, sehingga kain ini lebih tahan lama jika dibandingkan dengan katun biasa.

Kekurangan Cotton Combed

Meski memiliki banyak kelebihan, cotton combed juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu kalian perhatikan sebelum memilih jenis kain ini,

  1. Harga yang dimiliki cotton combed cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan kain katun lain, karena cotton combed memiliki proses penyisiran yang lebih rumit.
  2. Jika perawatan yang diberikan tidak tepat tekstur dan kualitasnya akan rusak, maka dari itu, Cotton combed membutuhkan perawatan khusus, agar tidak merusak tekstur dan kualitas yang dimiliki cotton combed.

Jenis Cotton Combed

Apa itu cotton combed

Cotton combed juga memberikan ukuran yang bervariasi, dan ukuran yang diberikan sangat berpengaruh pada ketebalan dan kelembutan kain, ukuran kain biasanya ditandai dengan angka seperti 20s,24s,30s,dan 40s.

Ukuran yang diberikan cotton combed sangat berpengaruh pada ketebalan, berat, dan juga kenyamanan saat digunakan, berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai ukuran pada cotton combed yang perlu kalian tau,

1. Cotton Combed 20s

Karakteristik yang dimiliki combed 20s adalah memiliki benang yang jauh lebih tebal jika dibandingkan dengan jenis lainnya, meskipun melewati proses yang sama, namun benang yang dimiliki cotton 20s cenderung lebih kasar dari jenis lainnya.

ketebalan yang dimiliki cotton combed 20s jauh berbeda jika dibandingkan dengan ukuran varian lainnya, ketebalan inilah yang menjadi pembeda cotton combed 20s dengan jenis cotton combed lainnya,

Berat yang dimiliki cotton combed 20s cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan jenis combed lainnya, beratnya bisa mencapai 180 gram sampai dengan 220 gram per meter persegi,

bahan ini cocok digunakan sebagai pakaian musim dingin karena combed 20s menawarkan sensasi hangat dan nyaman saat dikenakan,pakaian yang sering dibuat dengan menggunakan jenis combed 20s antara lain, sweater, jaket, dan lain sebagainya,

Meskipunn tebal, cotton 20s tetap terasa nyaman saat bersentuhan dengan kulit karena terasa lembut hingga nyaman saat dikenakan.

2. Cotton Combed 24s

Karakteristik cotton combed 24s, memiliki ketebalan menengah yang tidak setebal 20s, dan juga tidak setipis jenis combed 30s dan 40s, tetapi tetap cukup tebal untuk pakaian seperti kaos dan lain sebagainya.

Ketebalan yang dimiliki cotton combed 24s jauh lebih tipis jika dibandingkan dengan cotton combed 20s tetapi tetap terasa jauh lebih tebal jika dibandingkan dengan combed 30s dan 40s. berat yang dimiliki cotton 24s berkisar 170gram sampai dengan 210gram per meter persegi.

Umumnya cotton 24s sering digunakan untuk membuat kaos yang memerlukan ketebalan sedang yang cocok digunakan untuk pakaian kasual yang dapat dipakai diberbagai jenis cuaca.

Dengan ketebalan yang cukup, dan tekstur yang diberikan terasa halus dan lembut, membuat kain ini dapat memberikan kenyamanan yang menimbulkan rasa hangat dalam pemakaian.

3. Cotton Combed 30s

Karakteristik yang dimiliki combed 30s yaitu ketebalan yang dimiliki cotton combed 30s relatif lebih tipis menjadikan cotton combed ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis combed 20s dan 24s, berat yang dimiliki kain ini berkisar 140gram-160gram per meter persegi.

Cotton combed 30s sangat populer untuk digunakan sebagai kaos kasual sehari-hari terutama didaerah beriklim panas karena lebih ringan dan memberikan sensasi sejuk saat dikenakan.

4. Cotton Combed 40s

Karakteristik yang dimiliki cotton combed 40s adalah kain ini menjadi kain yang paling tipis jika dibandingkan dengan jenis kain cotton combed lainnya, sifat cotton combed 40s cenderung lebih tipis dan ringan .

Berat yang dimiliki kain ini pula berkisar 110gram sampai dengan 120gram per meter persegi sehingga membuat kain ini menjadi kain teringan jika dibandingkan dengan jenis kain cotton combed lain.

Kain ini sering kali digunakan untuk membuat kaos atau pakaian yang memerlukan kain yang tipis. atau bahkan juga dapat digunakan untuk membuat pakaian yang dirancang khusus untuk musim panas hingga terasa nyaman karena terasa sejuk saat dikenakan.

Perbedaan Cotton Combed dan Cotton Carded

Ternyata cotton combed sering dibandingkan dengan cotton carded, hal ini dikarenakan keduanya sama sama berbahan dasar kapas, namun meski begitu keduanya memiliki banyak perbedaan, berikut contohnya,

Dalam proses produksi cotton carded tidak melewati proses penyisiran atau proses combing seperti cotton combed, sehingga masih mengandung serat pendek dan masih bertekstur kasar.

Tekstur yang dimiliki cotton carded cenderung lebih kasar jika dibandingkan dengan cotton combed yang memiliki tekstur jauh lebih halus.

Harga cotton carded cenderung lebih ekonomis dan ramah dikantong, berbeda dengan cotton combed yang memiliki harga yang jauh lebih mahal.

Dalam segi kegunaan, cotton carded digunakan untuk membuat produk yang memiliki harga yang terjangkau, sedangkan cotton combed lebih cocok digunakan untuk membuat produk dengan kualitas tinggi.

Produk Dari Cotton Combed

Karena kualitas yang ditawarkan cotton combed sangat sempurna, cotton combed sering sekali digunakan dalam pakaian premium atau merek fashion yang mengutamakan kenyamanan saat dikenakan dan membutuhkan detail.

Banyak merek kaos ternama yang menggunkan cotton combed sebagai bahan dari produk mereka, karena cotton combed memiliki tekstur yang halus dan nyaman saat dipakai, kualitas inilah yang menjadi salah satu alasan kaos dari brand ini memiliki harga yang tinggi.

Cotton combed juga bisa digunakan untuk pakaian olahraga ringan meski tidak sefleksibel bahan spandex ataupun polyester, kaos olahraga yang menggunakan cotton combed mengutamakan daya serap keringat dan kenyamanan saat dikenakan.

Piyama dan pakaian kasual juga sering kali dibuat dari bahan cotton combed, pasalnya cotton combed sangat nyaman dan cocok digunakan untuk pakaian sehari-hari.

Cotton combed juga cocok digunakan untuk membuat kemeja seperti kemeja kasual maupun kemeja santai sehingga pakaian akan terasa nyaman saat digunakan.

Cara Merawat Bahan Cotton Combed

Merawat kain atau pakaian cukup penting untuk menjaga kualitas kain agar tidak cepat rusak dan tahan lama, hal itu pula yang perlu dilakukan untuk menjaga kualitas Cotton combed, berikut adalah tips dan triknya,

1. Suhu Air

Hal yang perlu diperhatikan sebelum mencuci kain cotton combed adalah memastikan suhu air , suhu air yang tepat dapat menjaga kualitas dan tekstur kain agar tidak berubah atau cepat rusak pastikan suhu air tepat dan sesuai dengan seberapa kotor kain.

Suhu air yang cocok dan selalu disarankan untuk mencuci cotton combed berkisar 30°C, suhu ini adalah suhu yang disarankan untuk tetap menjaga kualitas kain, jika suhu air terlalu panas, besar kemungkinan tekstur akan berubah dan kain akan cepat menyusut.

2. Penggunaan Deterjen

Pemilihan Deterjen juga sangat penting untuk menjaga serat pada kain cotton combed, dan menjaga warna agar tidak cepat luntur, takaran yang dibutuhkan pula harus sesuai dengan intruksi yang biasanya ada di kemasan.

Jenis deterjen yang disarankan adalah deterjen halus, atau deterjen yang khusus dirancang untuk mencuci bahan katun atau juga deterjen berbahan dasar alami tanpa bahan kimia yang dapat merusak serat pada cotton combed.

Dan hindari pula bahan kimia lainnya yang dapat merusak serat kain seperti pemutih pakaian atau deterjen keras lainnya.

3. Cara Pencucian

Jika kalian mencuci jenis cotton combed menggunakan mesin cuci, saran yang diberikan adalah mencuci kain dalam putaran lembut agar tidak merusak serat pada kain.

Pencucian yang disarankan adalah mencuci menggunakan tangan, namun dalam proses pencucian harus dilakukan dengan kesabaran ekstra dan penuh kehati-hatian.

4. Cara Menjemur

  1. Jemur pakaian/ kain jenis cotton combed di empat yang teduh dan hindari kontak dengan sinar matahari langsung karena dapat merusak serat pada kain,
  2. Jika hendak menggunakan pengering pakaian, usahakan untuk menggunakan suhu pengering paling rendah untuk proses pengeringan tetap lembut agar serat kain tidak rusak.

5. Penanganan Setelah Kering

  1. Jika kain memiliki banyak kerutan ataupun kusut, setrika dengan suhu terendah dan tangani dengan lembut dan hati hati.
  2. Lipat kain dengan lembut dan hati hati agar kain/pakaian tidak mengalami kerutan ataupun kusut.
  3. Jika tidak dilipat maka gantung kain dengan gantungan yang sesuai agar tetap menjaga kain dari kerutan maupun kusut.

6. Cara Menyimpan

Setelah dilipat dengan rapi, simpan kain ditempat yang bersih dan kering agar kain tidak kotor, hindari paparan sinar matahari langsung agar kualitas serat pada kain tetap terjaga.

Kesimpulan

Cotton combed adalah salah satu jenis kain yang populer karena kualitas yang nyaman, halus, dan tahan lama, meskipun memiliki harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis katun biasa.

namun seperti yang orang bilang “ada harga ada kualitas”, kualitas yang dimiliki oleh cotton combed juga jauh lebih baik jika dibandingkan dengan katun biasa, dan kelebihan inilah yang membuat cotton combed sangat cocok mendapatkan harga semahal itu.

Nah itu dia penjelasan tentang cotton combed semoga bisa menjawab pertanyaan dari kalian termasuk pertanyaan sebelumnya yang mengatakan “apa itu cotton combed?” , semoga membantu.

Untuk kalian yang kebingungan ingin sablon kaos dengan desain yang kalian inginkan dimana, kalian bisa banget loh mampir ke website cetakkaos.id dengan cara klik link yang ada dibawah ini,

Sablon Kaos Jogja

 

Sekian dan  terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga membantu ya..

Similar Posts