| |

Bahan CVC Pique, Bahan Premium Bahan yang Elegan dan Santai

bahan cvc pique

Pada umumnya bahan CVC pique seringkali disebut sebagai kain  Polo/Lacoste. Terbuat dari 60% Cotton dan 40% Synthetic Fiber. Kain CVC pique disebut demikian karena memiliki ciri khas unik yang terdapat pada coraknya yang berbentuk segi enam atau hexagonal pada permukaanya.

Terlebih lagi bahan CVC pique memiliki handfeel yang halus, lembut, dan ringan saat digunakan karena memiliki pori-pori kain besar untuk sirkulasi udara yang optimal saat beraktifitas. Bahan CVC pique seringkali dipakai menjadi bahan dasar kaos polo. Meskipun lebih tebal sedikit. Pilihan warnanya pun juga banyak dengan harga terjangkau.

Bahan CVC Pique

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu CVC dan Pique.

  1. CVC (Chief Value Cotton): CVC adalah singkatan dari Chief Value Cotton, yang merujuk pada campuran serat cotton (katun) dengan polyester. Komposisi umum CVC biasanya adalah 60% katun dan 40% polyester. Penggunaan CVC bertujuan untuk menggabungkan kelebihan katun dan polyester dalam satu kain. Katun memberikan kelembutan dan kenyamanan, sedangkan polyester menambah kekuatan dan daya tahan.
  2. Pique: Pique adalah jenis tenunan kain yang memiliki tekstur bergaris atau berbintik, yang sering terlihat pada permukaan kain. Kain pique dikenal dengan teksturnya yang berbentuk seperti jaring, yang memberikan kesan visual yang menarik serta struktur yang lebih kokoh dibandingkan kain polos. Tekstur ini dihasilkan melalui teknik tenun tertentu yang memberikan keunikan dan daya tarik pada kain.

Karakter/Sifat Bahan CVC Pique

Bahan CVC Pique merupakan kombinasi dari kedua elemen ini, yaitu campuran katun dan polyester dengan tenunan pique. Berikut adalah karakteristik utama dari bahan ini:

  1. Kelembutan dan Kenyamanan: Karena komponen utamanya adalah katun, bahan CVC Pique menawarkan kelembutan yang sangat nyaman di kulit. Ini sangat penting untuk pakaian yang dikenakan langsung, seperti kaos polo, yang sering digunakan dalam situasi santai atau kasual.
  2. Ketahanan dan Daya Tahan: Polyester yang dicampurkan dalam bahan ini memberikan kekuatan tambahan pada kain. Hal ini membuat CVC Pique lebih tahan lama dan tahan terhadap kerutan, serta lebih mudah dirawat dibandingkan kain 100% katun.
  3. Tekstur dan Estetika: Tenunan pique menciptakan tekstur yang khas dengan pola berkerut atau bergaris pada permukaan kain. Ini memberikan efek visual yang menarik dan menambah daya tarik estetika pada pakaian.
  4. Kapasitas Menyerap Keringat: Katun dalam campuran ini memberikan kemampuan menyerap keringat yang baik, sehingga pakaian CVC Pique nyaman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, termasuk yang panas dan lembap.
  5. Kemudahan Perawatan: Kain CVC Pique lebih mudah dirawat dibandingkan dengan 100% katun. Ia lebih tahan terhadap kerutan dan tidak memerlukan banyak perawatan khusus untuk menjaga tampilannya tetap baik.

Mengapa Kain Pique Sering Disebut Sebagai Kain Lacoste?

Terkadang, ada beberapa Produsen / Pengecer akan menyebut kain ini sebagai pique Marcella, kain polo, atau kain Lacoste. Kenapa bahan pique ini sering disebut sebagai bahan lacoste? Hal ini juga tidak terlepas dari pengaruh seorang pemain tenis bernama Jean René Lacoste.

Rene Lacoste Penemu Kaos Polo
Pada tahun 1926, seorang pemain tenis bernama Jean René Lacoste membuat kemeja  dengan lengan pendek berkerah lebar menggunakan kain rajut pique putih. Karena dia tidak suka kekakuan seragam tenis tradisional, jadi ia memakai kemeja ini sebagai gantinya. Gaya kemeja itu kini kita kenal sekarang sebagai polo shirt.

Meskipun kain pique sering dikaitkan dengan merek Lacoste, penting untuk dicatat bahwa kain pique tersedia dalam berbagai merek dan digunakan oleh banyak perancang busana untuk berbagai jenis pakaian seperti polo, kemeja, dan gaun.

Jenis-Jenis Bahan CVC Pique

kelebihan bahan cotton pique

Ada berapa jenis bahan CVC pique? Bahan CVC Pique ini ada banyak jenisnya, agar Kamu tau mana bahan yang bagus dan nyaman ketika dipake oleh diri sendiri, berikut kami jelaskan secara rinci.

1. Bahan Lacoste

Bahan lacoste yaitu kain yang memiliki tipe rajutan tektur berpori pada permukaannya. Maka bahan ini cocok dipakai untuk membuat kaos polo shirt.

Selain itu bahan ini juga memiliki tekstur berpori yang lembut dan nyaman ketika dikenakan sehingga memiliki harga tinggi yang sebanding dengan kualitasnya.

2. Bahan Cotton Lacoste Pique

Bahan cotton lacoste Pique memiliki komposisi 100% Serat Kapas (Cotton). Kain ini cukup nyaman dipakai dan adem, jika dibuat kaos polo. Bahan ini memiliki tektur yng dan mudah menyerap keringat. Perihal Harganya juga cukup mahal diantara bahan lacoste lainnya.

3. Bahan Lacoste PE (Polyester)

Seperti namanya bahan lacoste pique terbuat dari 100% Polyester. Kain ini memiliki ciri khas yang ringan, licin, dan berkilau. Karena bahan ini memiliki karakter yang agak panas, tidak mudah menyerap keringat dan cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan bahan lain. Harga kain ini umumnya lebih murah dibandingkan dengan kain yang lain.

4. Bahan Lacoste CVC 

Bahan Lacoste Pique CVC yaitu jenis bahan untuk membuat kaos dengan tipe rajut pique. Kainnya juga memiliki ciri khas dengan berlubang-lubang pada kainnya.
Lacoste CVC adalah jenis bahan polo yang terbuat dari campuran katun dan viscose.

Kain Viscose adalah jenis kain rayon semi sintetis yang terbuat dari pulp kayu yang digunakan sebagai pengganti sutra. Kain ini juga memiliki daya serap serta ketahanan cukup tinggi. Jadi bahan  ini bisa dikatakan bahan cvc karena singkatan dari cotton viscose.

5. Bahan Pique Diamond

Bahan Pique Diamond ini dibikin dari 100% serat Combed dengan kualitas yang sangat baik dan permukaannya yang halus. Bentuk corak rajutan dari bahan cvc pique ini berupa segiempat / berlian. Struktur dari kain ini untuk kaos berkerah lembut, halus dan dingin waktu digunakan, bahan ini juga sangat pas jika digunakan untuk membuat kaos polo dengan kualitas premium.

Kelebihan & Kekurangan Bahan CVC Pique

Apa kelebihan dan kekurangan bahan CVC pique ini? Seperti halnya bahan kain lainnya, kain CVC pique juga memiliki kelebihan dan kekurangan, yang harus kamu ketahui. Berikut Kami jelaskan secara rinci.

Kelebihan 

  1. Dapat menyerap keringat dengan baik. Dikarenakan bahan ini memiliki karakter permukaan berpori-pori pada kedua permukaan, yakni didalam dan luar sehingga sistem sirkulasi udara dapat berjalan dengan sangat baik.
  2. Kemeja bahan lacoste pique ini cenderung terlihat lebih formal ketimbang jersey biasa. Selain itu kemeja formal cenderung dijual dengan harga yang lebih tinggi.
  3. Gak perlu disterika, kain rajutan pique yang lembut membuat baju yang terbuat dari bahan ini tidak mudah kusut.
  4. Memiliki permukaan yang halus. Berkat permukaan yang halus dan lembut, kamu akan merasa nyaman ketika memakainya. Selain itu, bahan ini juga tidak menyebabkan gatal dikulit.
  5. Jika ingin dipercantik dapat dengan mudah dipadukan dengan bordiran dan aksesoris lain.

Kekurangan 

  1. Mudah meregang, jika saat dicuci menggunakan sikat atau terlalu kencang ketika diperas.
  2. Harganya cenderung lebih tinggi. karena bahannya yang premium.
  3. Tidak mudah jika ingin disablon, karena karakter bahan ini memiliki pori-pori yang cukup besar.
  4. Rentan terhadap selip jahitan, karena memiliki pori-pori yang besar.
  5. Mungkin mengalami beberapa warna yang memudar, menyusut atau meregang dari waktu ke waktu. karna sering digunakan.

Cara Perawatan CVC PIQUE

Bagaimana cara untuk menjaga kualitas bahan Pique CVC? Tentu Kamu harus melakukan beberapa cara untuk merawatnya agar baju kesayangan Kamu tetap awet dan tahan lama. Nah dibawah ini beberapa cara yang mungkin bisa Kamu lakukan.

  1. Jangan disikat, karena bisa merusak tekstur kain. Hindari mengucek dengan berlebihan dan perasan yang kuat karena bisa merusak pori-pori baju.
  2. Hindari pemutih, karena zat kimia dari pemutih dapat membuat bahan CVC Pique cepat tipis dan kasar.
  3. Jangan dipakai saat tidur, karena sadar atau tidak sadar baju yang dipakai akan bergesekan dengan ranjang sehingga menyebabkan baju melar.
  4. Jangan digantung dengan henger. Hal tersebut dapat membuat kerah leher menjadi melar karena material tidak kuat menahan beban air pada poloshirt dalam kondisi basah.
  5. Cara menyetrika baju berbahan pique agar lebih awet. Pastikan baju dalam keadaan kering, pastikan juga tingkat suhu setrika, atur panas setrika pada posisi sedang.

Kunci dari bahan CVC  pique adalah CVC  pique dapat bertahan selama berminggu-minggu atau bahkan bertahun-tahun, tergantung pada jenisnya. Hal ini dapat membuat perawatan jangka panjang menjadi jauh lebih mudah.

Perbedaan Bahan Lacoste dan Pique Kaos Polo Shirt

Apa sih perbedaan bahan lacoste dan pique? jadi, perlu diketahui meskipun bahan Lacoate dan Pique memiliki kesamaan dalam hal struktur tenun, perbedaan utama di antara keduanya terletak pada bahan yang digunakan untuk produksi kain.

Perbedaan jenis bahan kaos ini dari bahan lainnya terletak pada  tekstur pemintalannya yang lebih terasa dengan tekstur berpori pada kedua sisinya baik dalam maupun luar. Jenis kain ini juga memiliki pola rajutan dengan tekstur berpori bulat, kotak-kotak, maupun segitiga. Kain lacoste dan pique juga mempunyai kegunaan yang sama, biasanya untuk membuat kaos wangki atau polo shirt.

Pada intinya bahan lacoste adalah jenis kain yang terbuat dari rajutan pique. Kain lacoste dapat terbuat dari 100% cotton atau bahan campuran seperti cvc, pe dan bahan lainnya. Sedangkan bahan Pique merujuk pada jenis rajutan yang padat berbentuk segi enam atau segi empat.

Secara sekilas sulit untuk membedakan antara kedua kain ini, jika menggunakan kaca pembesar baru bisa melihat perbedaannya. Maka dari itu harus teliti dalam memilih bahannya agar tidak tertukar.

Kegunaan Bahan CVC Pique

Bahan dengan rajutan pique bisa digunakan dalam pembuatan baju dan tekstil rumah tangga.  Kebanyakan vendor menggunakan kain ini sebagai bahan dasar pembuatan polo shirt. Selain membuat kaos polo bahan ini juga sering digunakan dalam pembuatan piyama, jubah mandi, outer / blazer, kemeja formal, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bahan CVC Pique banyak digunakan dalam berbagai jenis pakaian, terutama yang memerlukan kombinasi antara kenyamanan dan daya tahan. Berikut adalah beberapa penggunaan umum dari bahan ini:

  1. Kaos Polo: Salah satu penggunaan paling umum dari CVC Pique adalah dalam pembuatan kaos polo. Tekstur pique memberikan kesan sporty namun tetap elegan, menjadikannya pilihan ideal untuk pakaian kasual dan semi-formal.
  2. Kaos Santai: Selain kaos polo, bahan ini juga sering digunakan untuk kaos santai atau t-shirt yang membutuhkan keseimbangan antara kenyamanan dan ketahanan.
  3. Pakaian Kerja Kasual: CVC Pique dapat digunakan untuk pakaian kerja kasual yang memerlukan penampilan profesional namun tetap nyaman.
  4. Pakaian Olahraga Ringan: Karena kemampuannya menyerap keringat dan ketahanannya, bahan ini juga sering digunakan dalam pakaian olahraga ringan atau pakaian yang dikenakan untuk aktivitas fisik ringan.

Berapa Harga dari CVC Pique, jika Dibuat Kaos?

Harga Kaos polo dari bahan lacoste CVC dan lacoste pique juga dijual dengan harga yang berbeda. Kaos polo yang dibuat dari bahan lacoste dijual dengan harga yang relatif lebih mahal dari pada kaos polo dari bahan pique.

Harga jualnya memang disesuaikan dengan tingkat kualitas dari masing-masing bahan yang digunakan untuk membuat kaos polo. Kaos polo yang dibuat dari kain lacoste CVC dijual dengan harga yang lebih mahal karena memiliki kualitas setingkat lebih tinggi dari pada CVC pique.

Kamu bisa membuat atau memesan kaos polo dari bahan CVC pique, misalnya lacoste CVC, lacoste pique, atau lacoste PE. Selain itu, Kamu juga bisa menambahkan variasi atau motif bordir untuk menjadikan ciri khas kamu.

Biasanya dalam 1 kg bahan ini bisa membuat 5 kaos polo ukuran S, 4 kaos ukuran M, 3 kaos ukuran L, 2 kaos ukuran XL. Tetapi jumlah kaos yang akan dihasilkan pasti bervariasi tergantung pada model, pola potong dan lainnya.

Kesimpulan

Kamu sekarang sudah taukan apa itu bahan CVC pique? Dan perbedaannya dengan bahan yang lainnya? Dalam pembuatan kaos polo ini menggunakan bahan yang beragam dan bervariasi.

Oleh karena itu banyak yang menggunakan bahan CVC Pique untuk pembuatan kaos polo ini untuk seragam kantor atau pakaian-pakaian semi-formal. Bahannya yang sangat nyaman dan mampu menyerap keringat dengan baik karena bahan CVC Pique sangat baik dalam penyerapan keringat.

Selain itu dalam pembuatan kaos polo, Kamu juga harus memperhatikan kelebihan dan kekurangan dari bahan polo ini. Agar ketika Kamu memakainya akan terasa nyaman.

Similar Posts